INDEKS KURIKULUM & PUBLIKASI

Indeks Publikasi: Bedah Keberlanjutan Dividen: Payout Ratio, Free Cash Flow & Cara Menghindari Dividend Trap

Telusuri seluruh publikasi riset mendalam yang disusun oleh tim analis DividenCuan Audit. Gunakan kolom pencarian di bawah untuk memfilter topik atau instrumen spesifik.

MODUL 01 • Jebakan Dividen • Dividend Trap Siklikal

Anatomi Jebakan Dividen (Dividend Trap): Mengapa Membeli Saham Komoditas Ber-Yield 20% di Puncak Siklus Sering Berujung Kerugian Modal 40%

Panduan operasional berbasis data untuk mengevaluasi ketika emiten membagikan dividen raksasa terakhir dari sisa laba puncak komoditas, harga sahamnya langsung jatuh jauh lebih dalam daripada nilai dividen yang diterima pada Dividend Trap Siklikal. Menyoroti kalibrasi parameter jangan pernah membeli saham dengan indikasi Dividend Yield >14% apabila laba bersih kuartal terbaru sudah turun lebih dari -25% YoY serta protokol tindakan saat fase konfirmasi sinyal utama.

2026-08-09 (12 Menit) Buka Materi →
MODUL 02 • Audit Arus Kas • FCF vs Earnings Payout

Mengapa Free Cash Flow Payout Ratio Jauh Lebih Penting daripada Earnings Payout Ratio dalam Menguji Keamanan Dividen

Kajian komprehensif Tim Redaksi DividenCuan Audit dalam memetakan dividen dibayarkan menggunakan uang tunai riil di bank, bukan menggunakan angka laba akuntansi di atas kertas yang bisa saja tertahan di piutang macet pada FCF vs Earnings Payout, memadukan pembuktian statistik syarat keamanan mutlak: Total Dividen Tunai yang dibagikan tidak boleh melebihi 75% dari Free Cash Flow (Arus Kas Operasi dikurangi Capex) dan tahapan eksekusi terukur.

2026-09-13 (8 Menit) Buka Materi →
MODUL 03 • Kebijakan Payout • Dividend Payout Ratio (DPR)

Rentang Dividend Payout Ratio (DPR) yang Sehat Berdasarkan Fase Kematangan Perusahaan: Growth vs Mature Cash Cow

Riset analitis DividenCuan Audit mengenai interaksi perusahaan yang sedang tumbuh cepat membutuhkan laba ditahan untuk membangun pabrik baru (DPR 20%–35%), sedangkan perusahaan matang dapat membagikan DPR 50%–75% terhadap bahaya DPR di atas 95% hingga >100% selama beberapa tahun yang menguras cadangan saldo laba ditahan dan mematikan pertumbuhan masa depan pada Dividend Payout Ratio (DPR), lengkap dengan simulasi matriks titik keseimbangan terbaik (Sweet Spot) berada pada DPR 45%–65% disertai Return on Retained Earnings di atas 16%.

2026-10-17 (9 Menit) Buka Materi →
MODUL 04 • Normalisasi Dividen • Dividen Reguler vs Khusus

Mendeteksi Special Dividend (Dividen Khusus Satu Kali) dari Penjualan Aset agar Tidak Salah Dihitung sebagai Pendapatan Berulang

Telaah mendalam pada instrumen Dividen Reguler vs Khusus yang membedah peran pemisahan antara dividen operasional rutin dengan dividen satu kali akibat keuntungan penjualan anak usaha atau pelepasan aset tanah dalam mengidentifikasi aplikasi screener otomatis sering menggabungkan Special Dividend ke dalam angka yield tahunan sehingga saham tampak seolah-olah murah dan royal, disertai acuan kuantitatif gunakan selalu Laba Bersih Inti (Core Operating Profit) setelah mengeluarkan pos pendapatan lain-lain non-operasional saat memproyeksikan dividen tahun depan.

2026-08-21 (10 Menit) Buka Materi →
MODUL 05 • Seleksi Aristokrat • Rekam Jejak 10 Tahun

Menyusun Daftar Saham Dividend Aristocrats Nusantara: Emiten yang Tidak Pernah Absen dan Terus Menaikkan Dividen Selama 10 Tahun

Evaluasi kuantitatif yang menghubungkan fenomena keandalan arus kas dari perusahaan yang memiliki posisi dominan di sektor perbankan utama, konsumer primer, kesehatan, dan infrastruktur pada Rekam Jejak 10 Tahun dengan ambang batas portofolio 8 saham pembagi dividen konsisten 10 tahun terbukti memiliki volatilitas 30% lebih rendah dengan total return mengalahkan IHSG sebagai filter utama sebelum mengeksekusi posisi.

2026-09-25 (11 Menit) Buka Materi →